Monday, July 22, 2013

Acar telur puyuh

Pertama kali yang harus dilakukan untuk pembuatan acar adalah membuat larutan acar untuk merendam telur. Larutan ini terdiri dari 3% larutan cuka dan ditambah garam, bawang merah dan gula menurut selera. Sementara larutan ini disisihkan terlebih dahulu.

Telur puyuh yang sudah dibersihkan dari kotoran direbus hingga masak (mendidih). Telur rebus kemudian direndam dalam larutan cuka 7,5% selama 12 jam atau sampai kulitnya mengelupas atau larut. Namun, bila kelit telur yang akan diacar hanya sedikit, pengupasan kulit dapat landung dilakukan setelah direbus, jadi tidak perlu direndam dalam larutan cuka 7,5%.

Telur yang kerabangnya telah larut diangkat dan dicuci sampai bersih sambil dikelupas selaput telurnya. Setelah itu, telur direndam dalam larutan acar. telur ini tidak perlu dimasak lagi bila akan di konsumsi.

Monday, December 3, 2012

Puyuh Mahkota (Rollulus roulroul)

Puyuh mahkota yang mempunyai nama lain puyuh sengoyan dan siul jambul ini berbadan bulat dengan panjang tubuh mencapai 25 cm. Puyuh ini termasuk dalam famiili Phasianidae dan ordo Galliformes. Dibandingkan puyuh jenis lainnya, puyuh mahkota memiliki warna bulu paling indah ditambah dengan ornamen berbentuk mahkota dikepala puyuh jantan. Oleh sebab keindahannya, puyuh mahkota dipelihara sebgai burung hias. Namun , burung ini jarang ditemukan dan hanya terdapat di hutan-hutan Kalimantan, Sumatera, Malaysia dan Thailand. Namun, saat ini banyak kolektor yang mulai memelihara unggas berbulu biru keunguan metalik tersebut.

Puyuh mahkota hidup berkelompok kecil di hutan-hutan belukar, hutan rimba, serta rumpun bambu. Unggas ini dapat hidup didataran rendah hingga pegunungan berketinggian 1.200 m diatas permukaan laut. Makanan puyuh mahkota berupa buah-buahan, biji-bijian, serangga dan binatang kecil lainnya. Puyuh betina bersarang diatas tanah dan telurnya berwarna putih kekuningan.

Ciri-ciri puyu jantan terlihat dari jambul berbentuk mahkota berwarna merah dan warna putih pada pangkal mahkotanya. Matanya yang merah dilingkari warna merah terang. Pada pangkal paruhnya terdapat kumis hitam yang mencuat ke atas. Paruh puyuh mahkota pendek dan kokoh. Paruhnya berwarna merah dan hitam pada ujungnya. Bulu pada badan puyuh ini berwarna hijau dengan warna kebiru-biruan pada ekor, punggung, dada, dan perutnya. Leher puyuh mahkota berwarna biru tua kehitaman, sedangkan sayapnya cokelat bercampur dengan coklat kehitaman atau semu kebiru-biruan. Kaki puyuh jantan berwarna merah tua.

Puyuh betina tidak mempunyai mahkota, tetapi matanya yang merah juga dilingkari warna merah terang. Bulu badannya hijau merata dari leher hingga ekor dengan sayap berwarna merah kecokelatan. Paruh puyuh betina berwarna hitam. Puyuh jantan maupun betina mempunyai suara siulan melengking.

Monday, October 22, 2012

Turnix (Turnix sylvatica)

Panjang tubuh Turnix sylvatica sekitar 15 cm sehingga terlihat mungil. Puyuh ini masuk ke dalam famili Turnicidae dan ordo Gruiformes. Di alam, turnix ditemukan di tanah lapang terbuka dan semak-semak serta tersebar di beberapa daerah seperrti spanyol bagian selatan, afrika selatan, dan Asia.

Makanan turnix berupa rumput-rumputan dan biji-bijian. Bersarang diatas atanah ditengah-tengah lembah. JUmlah telurnya kira-kira 4 butir. Sibetina aktif bermain-main. Uniknya lagi, telur-telur ini dierami oleh puyuh jantan. Setelah 18-19 hari dierami telur-telur pun menetas.

Ciri-ciri puyuh ini pada bagian atas puyuh jantan berwarna kecoklatan dengan bintik-bintik hitamdan abu-abu. Sedangkan pada bagian yang lebih bawah berwarna putih susu. Pada sisi bagian dada ditandai dengan warna hitam, sedangkan bagian tengah berwarna cokelat kekuningan. Pada puyuh betina ukuran tubuhnya lebih besar dan warnanya lebih menarik. Kaki puyuh ini terdiri dari 3 jari.

Monday, October 15, 2012

Red Breasted Partridge (Arborophila hyperythra)

Red Breasted Partridge juga disebut puyuh gongging kalimantan. Puyuh ini hidup endemik diperbukitan Kalimantan bagian utara, yaitu dari gunung Kinibalu sampai Usun Apau, Nayan Atas, dan Gunung Mulu. Selain itu, putuh kalimantan juga ditemui didataran tinggi Kelabit dan Ulu Barito. Puyuh kalimantan hidup berkelompok disemak belukar dan rumpun bambu. Panjang tubuh puyuh kalimantan mencapai 32 cm.

Puyuh kalimantan dicirikan dengan warna cokelat dan corak hitam putih pada sisi lambung, tengkuk dan mahkota kehitaman bergaris cokelat, dada kuning (jantan) dan cokelat berbintik putih (betina), serta ekor berwarna putih. Sementara iris mata berwarna cokelat dilingkari warna merah tua, paruh abu-abu dan kaki merah jambu.