Showing posts with label Seputar Burung Puyuh. Show all posts
Showing posts with label Seputar Burung Puyuh. Show all posts

Friday, May 25, 2012

Awal dimulainya ternak burung puyuh

Awalnya puyuh kurang mendapat perhatian dari peternak. Tubuh dan telurnya terlalu kecil, sedangkan cara hidupnya yang liar menimbulkan kesan bahwa puyuh sulit diternakkan. Kalau pun dapat akan merepotkan. Akibatnya banyak kalangan yang berpendapat bahwa beternak puyuh tidak akan pernah membawa keuntungan sama sekali. Namun setelah penelitian tentang puyuh menunjukkan bahwa puyuh sangat mirip dengan ayam dan kalkun, barulah unggas kecil ini dilirik untuk muali diternakkan. 

Puyuh, ayam dan kalkun memiliki kemiripan dari segi genetik, yaitu adanya 38 pasang kromosom tubuh (autosom) dan 2 kromosom seks.Di Jepang, puyuh pertama kali diternakkan sebagai burung ocehan (song bird) atau burung aduan. Domestifikasi Coturnix dilakukan oleh National Institute of Genetic, Mishima, Jepang. Begitu pula di INdonesia, puyuh bukanlah unggas yang dilirik untuk diternakkan. Namun setelah masyarakat mencanangkan puyuh sebagai salah satu ternak alternatif penunjang peningkatan penyediaan protein hewani masyarakat, barulah puyuh terangkat namanya. Peternak pun mulai bergairah untuk mengusahakan ternak ini. 

Namun banyak peternak yang mengalami hambatan bahkan sampai gulung tikar. Kendala yang menjadi penyebab bermacam-macam, tetapi rata-rata penyebab utamannya adalah kurangnya pengetahuan peternak tentang tata cara pemeliharaan. Akibatnya, banyak peternak hanya meraba-raba dan mencoba-coba dalam pemeliharaan puyuh. Tidak sedikit pula yang mempraktikkan cara pemeliharaan ternak ayam untuk diterapkan pada ternak puyuh. Tentu saja hal ini bisa berakibat fatal karena puyuh sedikit banyak meawrisi sifat-sifat burung liar sehingga cara pemeliharaanya pun berbeda.

Kemampuan tumbuh dan berkembang biak puyuh sangat cepat. Dalam waktu 41 hari, puyuh mampu berproduksi dan dalam satu tahun dapat dihasilkan tiga sampai empat keturunan. Dibandingkan burung sebangsanya, produksi burung puyuh menempati ranking pertama. Dalam setahun, puyuh mampu menghasilkan 250-300 butir telur. Ukuran tubuhnya yang kecil pun menguntungkan peternak karena dapat memlihara puyuh dalam jumlah besar di lahan yang tidak terlaluluas. 

Nilai gizi telur dan daging puyuh tidak kalah dengan telur dan dan daging unggas lain sehingga menambah variasi dalam penyediaan sumber protein hewani dan memberikan konsumen banyak pilihan. Banyaknya keuntungan yang dapat diambil dari beternak puyuh belum mampu menghilangkan ketakutan peternak untuk memulai usahanya. Sebenarnya, kegagalan tidak akan terjadi bila para peternak mengetahui cara beternak dan merawat puyuh secara baik dan benar. Kemajuan usaha ini perlu ditunjang pengetahuan-pengetahuan yang diperoleh dari luar, misalnya pengalaman dari para peternak yang sudah cukup sukses di Blitar

Monday, May 7, 2012

Puyuh petelur yang berkualitas

Kualitas puyuh petelur itu bisa di lihat dari prosentase puncak produksi, lama masa produksi, dan daya tahan terhadap penyakit dan kondisi lingkungan. Sebagaimana kita ketahui, saat ini belum ada breeder resmi atau perusahaan pembibitan resmi puyuh petelur di Indonesia seperti perusahaan pembibitan ayam petelur. Jadi breeder puyuh ini kebanyakan masih breeder lokal yang berkembang hanya berdasarkan pengalaman saja. Rata-rata breeder puyuh petelur di blitar ini sudah berpengalaman bertahun tahun dalam menekuni dalam menghasilkan bibit puyuh petelur unggul.

Berbeda dengan breeder-breeder lokal dari daerah lain, breeder puyuh petelur di blitar ini sudah menghasilkan bibit puyuh petelur auto sexing. Sehingga pada saat telur menetas, dari warna bulunya sudah bisa di ketahui jenis kelamin dari puyuh tersebut. Sehingga dengan di ketahuinya jenis kelamin puyuh tersebut sejak menetas bisa banyak menghemat pakan, karena yang betina langsung diberikan pakan yang bagus sedangkan yang jantan bisa langsung di pisahkan untuk puyuh pedaging atau yang lainnya.

Untuk mendapatkan indukan puyuh petelur auto sexing ini, diperlukan beberapa kali penyilangan. Selain untuk mendapatkan indukan auto sexing, penyilangan ini juga untuk mendapatkan indukan yang berkualitas atau istilah yang di pakai oleh para breeder lokal ini dengan nama indukan galur murni atau F1 nya. Jadi untuk mendapatkan bibit petelur yang sudah teruji kualitasnya selama bertahun-tahun, tidak ada salahnya jika anda mencari bibit puyuh petelur ini langsung dari blitar. Karena dengan semakin mudahnya sarana transportasi untuk saat ini, sepertinya tidak ada kesulitan untuk melakukan pengiriman bibit puyuh petelur ini.


Heri Purwanto
Melayani Pesanan:
DOQ puyuh
DOC Ayam Kampung
DOC Ayam Arab
Pullet Ayam Arab Siap Telur

Hubungi:
085 646 373 973 

Tuesday, August 17, 2010

Mengenal burung puyuh

Dalam usaha peternakan khusunya peternakan unggas, perlu dikenal dulu bagaimanakah keunggulan atau kemampuan ternak yang akan dipelihara. Setelah itu barulah faktor-faktor yang mendukung agar kemampuan dasar ternak tersebut dapat ditampilakan sesuai dengan kemampuanya. Diyakini bahwa kemampuan berdasarkan keturunan hanya menyumbangkan 30% dan 70% lainya disumbangkan oleh lingukungan yang diterima nya.

Artinya, seekor puyuh yang memiliki sifat dasar unggul dapat bertelur 300 butir pr tahun tidak akan bertelur 300 butir per tahun apabila lingkungan yang menyertainya seperti pakan dan minumnya, kandangnya, kesehatanya, kebersihanya, manajemen pemeliharaanya tidak sesuai dengan kebutuhanya.

Puyuh memiliki keunggulan seperti misalnya: puyuh mampu menghasilkan keturunan 3-4 generasi per tahun, puyuh mulai bertelur umur 45 hari, telur dapat ditetaskan saat induknya berumur 50 hari, lama penetasan hanya 17 hari. Produksi telur puyuh mencapai 130-300 butir per tahun dengan berat sekitar 10-11 gram setiap butirnya dan mengahbiskan pakan 20-22 gram per hari per ekor.

Puyuh juga memiliki rasa khas dan dapat diterima oleh masyarakat. Harga produk terjangkau masyarakat luas. Dari berbagai kelebihan tentu saja puyuh memiliki kekurangan yang mesti diantisipasi yaitu mudah stress, memerlukan pakan dengan kandungan nutrisi tinggi serta kotoran yang relatif lebih berbau.

Puyuh menjanjikan untuk diternakkan sebagai usaha pokok maupun usaha sampingan sebagai penghasil telur, daging, maupun kuthuk umur sehari (Day Old Quail/DOD). Beternak puyuh tidak memerlukan tidak memerlukan lahan yang luas dan modal yang besar. Beternak puyuh dapat dijadikan alternatif untuk memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah. Nilai gizi telur maupun daging puyuh tidak kalah dengan nilai gizi telur dan daging ayam. Selain itu rasa telur dan daging puyuh disukai masyarakat luas dan pasar masih terbuka lebar.

Friday, July 2, 2010

Modal beternak burung puyuh

Gambaran modal pemeliharaan Mei 2007
Masa Jenis Biaya Skala pemeliharaan
1000 ekor 2000 ekor
Pra produksi (0-45 hari) DOQ 1200000 2400000
Pakan Starter 166000 332000
Pakan Layer 805000 1610000
Obat 25000 25000
Vitamin 30000 60000
Vaksin 36000 94000
Sub Total 2262000 4521000
Pra produksi (45 - 360 hari) Pakan 13298749 31600564
Obat dan Vitamin 370000 850000
Vaksin 72000 188000
Sub Total 13740749 32638564
Total 16002749 37159564
sumber: analisa budidaya puyuh PT Peksi Guna Raharja, Yogyakarta

Jangan kaget melihat angka yang lumayan besar pada tabel diatas. Ikuti terus tips pada pembahasan dibawah ini.

Sampai saat ini, ada 2 model usaha ternak puyuh. Pertama, peternakan mandiri dan kedua peternakan kemitraan (inti-plasma). Peternak mandiri artinya peternak yang menyediakan sendiri seluruh modalnya. Karenanya ia pun bebas merdeka menual hasil produksinya sendiri ke manapun ia mau. Namun, tentu saja ia harus menyediakan uang Rp. 16 jta untuk 1000 ekor dan Rp. 37 juta lebih untuk 2000 ekor jika mau aman.

Namun, pada prakteknya peternak mandiri hanya menyediakan biaya pra produksi ditambah biaya produksi untuk sekitar 2-3 bulan. Rata-rata biaya pakan per bulan (data per mei 2007) Rp. 1,5 jt / 1000 ekor dan Rp. 3,3 juta/2000cekor. Dalam kondisi normal, biaya produksi per bulan dapat ditutupi dengan 80% penjualan telurnya tiap bulannya (sistem berjalan). Cadangan 2-3 bulan itu dimaksutkan untuk menagntisipasi jatuhnya harga telur. Sebab, menurut pengalaman jatuhnya harga telur paling lama 3 bulan. Pada saat itu harga telur tak mampu menutupi biaya produksi. Jangan khawatir, kerugian itu akan terobatai pada bulan-bulan dimana harga telur terdongkrak naik diatas harga normal.

Pada petrnakan model kemitraan, umumnya peternak (plasma) hanya menyediakan modal berupa tempat, kandang dan peralatan. Pada kemitraan puyuh, masih ditambah dengan biaya pembelian DOQ, pakan, obat, vitamin dan vaksin selama 45 hari pertama (masa pra produksi). Sehingga peternak hanya menyediakan tempat, kandang, dan peralatan ditambah biaya pemeliharaan selama masa pra produksi. Sehingga biaya pemeliharaan yang harus disediakan hanya Rp. 2,2 jutaan untuk 1000 ekor dan 4,5 jt an untuk 2000 ekor. Setelah puyuh berumur 45 hari, pihak inti akan memberikan pinjaman pakan, obat dan vaksin dengan konsekuensi semua telur yang dihasilkan harus disetor kepada inti.

Pada pemelihraan skala kecil, faktor tempat, kandang dan peralatan tidak diperhiyungkan nilainya karena dianggap telah memiliki kandang. Sebab kandang dapat dipakai bertahun-tahun.

Thursday, July 1, 2010

Memulai usaha ternak puyuh

Ukuran usaha yang didirikan tergantung pada keadaan keuangan yang dimiliki. Disarankan untuk memulai usaha dari skala kecil dahulu. Sebagai pemula tentu perlu latihan sebelum memulai usaha besar yang menelan modal yang besar juga. Yakinlah, meningkatkan usaha menjadi lebih besar tidak akan menjadi masalah kalau sudah terampil memelihara dalam skala kecil.

Usaha budidya dapat dibagi 2 yaitu usaha budidaya petelur dan usaha budidaya pembibit. Usaha budidaya petelur dapat dimulai dengan memelihara 100-250 ekor puyuh. Usaha ini sudah cukup dapat dipakai sebagai latihan usaha. Hasil telur yang diperoleh dapat digunakan sendiri sebagai sumber protein hewani.

Permodalan merupakan kunci utama dalam suatu usaha. Modal memang bukan segala-galanya, tapi segala-galanya juga tak mungkin ada tanpa modal. Lantas, apakah peternak atau calon peternak puyuh harus menyediakan sendiri modalnya? Tentu, bagi anda yang memiliki uang lebih hal itu bukan masalah. Namun, bagi masyarakat pada umumnya inilah masalah terbesar yang mereka hadapi, sementara agribisnis sampai saat ini masih dianaktirikan oleh bank, sehingga sulit mendapatkan pinjaman bank bagi usaha ini.

Maka disinilah letak kreativitas calon pelaku agribisnis puyuh diuji. Banyak kesempatan untuk mendapatkan modal dengan berbekal kepercayaan. Calon peternak dapat saja berkorban dulu dengan magang pada peternak senior. selain untuk belajar serius, siapa tahu bisa diangkat menjadi plasma alias dititipi puyuh dirumah untuk dipiara dengan perhitungan berdasar upah ataupun berdasar setoran telur.