Showing posts with label Penetasan Telur Puyuh. Show all posts
Showing posts with label Penetasan Telur Puyuh. Show all posts

Wednesday, October 13, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 17


Tuesday, October 12, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 16


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 16:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur datar jangan diputar sampai proses penetasan selesai
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Monday, October 11, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 15


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 15:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Sunday, October 10, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 14


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 14:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Saturday, October 9, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 13


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 13:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur datar jangan diputar atau di balik sampai telur menetas
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Friday, October 8, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 12

Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 12:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Thursday, October 7, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 11


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 11:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Wednesday, October 6, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 10


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 10:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Tuesday, October 5, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 9


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 9:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Monday, October 4, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 8


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 8:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Sunday, October 3, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 7


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 7:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Saturday, October 2, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 6


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 6:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Friday, October 1, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 5


Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 5:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Thursday, September 30, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 4

Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 4:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur diputar (jika menggunakan sistem rak putar atau di balik manual untuk rak biasa) minim sehari 2 kali pagi dan sore.
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Wednesday, September 29, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 3

Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 3:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur datar jangan diputar atau di balik
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Tuesday, September 28, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 2

Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 2:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur datar jangan diputar atau di balik
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio

Monday, September 27, 2010

Cara menetaskan telur puyuh HARI 1

Perlakuan penetasan telur puyuh pada hari 1:
  • Suhu mesin tetas dijaga stabil pada kisaran 98 - 100 F
  • Posisi telur datar jangan diputar atau di balik
  • sebaiknya telur yang ditetaskan tidak lebih dari 5 hari keluar dari indukan.
  • Suhu mesin 105 F selama 30 menit dapat mematikan embrio.
  • Suhu mesin 90 F dalam waktu 3 sampai 4 jam akan memeperlambat perkembangan embrio