Showing posts with label Pemeliharaan puyuh masa produksi. Show all posts
Showing posts with label Pemeliharaan puyuh masa produksi. Show all posts

Friday, February 25, 2011

Pencahayaan puyuh petelur masa produksi

Untuk memulai proses pembentukan telur setiap harinya, puyuh memerlukan rangsangan cahaya. puyuh masih dapat bertelur pada suhu 0 derajat Celcius pada cahaya lebih dari 14 jam. Cahaya terang tidak diperlukan. Cahaya cukup untuk membuat puyuh terjaga aktivitas soaialnya sudah cukup. Bola lampu 40-60 watt cukup untuk kandang koloni.

Untuk puyuh dara menjelang bertelur untuk dapat bertelur dengan baik perlu diberi cahaya 24 jam pada awal umur 4 minggu, menggunakan lampu pijar.

Setelah puyuh bertelur semua, agar pemberian cahaya dapat efektif, hidupkan lampu pada saat menjelang gelap dan matikan lampu sesudah matahari terbit. Hingga pencahayaan dapat mencapai 14 - 16 jam setiap harinya.

Sunday, October 24, 2010

Cara Merawat Burung Puyuh Umur 9 hari

Perawatan Burung Puyuh Umur 9 hari:
  • Berikan pemanas tambahan atau lampu hanya pada malam hari
  • Mulai berikan makanan BR - 1 atau 511 sudah tidak perlu dihaluskan mulai ditaruh di tempat pakan
  • Berikan air minum dengan diberi vitamin atau antibiotik

Thursday, July 22, 2010

Pemeliharaan puyuh dewasa

Pada akhir minggu ke empat, semua puyuh semua puyuh dipindah kekandang battery/sankar petelur. Ditempat ini puyuh kadang masih perlu mendapatkan perlakuan lampu pemanasan selama 24 jam untuk merangsang fungsi peneluranya. Kepadatan puyuh sebaiknya sudah diset sesuai dengan kepadatan puyuh petelur yaitu 40 ekor/m2 atau untuk battery berukuran 180 cm x 60 cm bisa diisi 50 ekor puyuh, jika 150 cm x 60 cm bisa diisi 40 ekor.

Puyuh yang sehat dan kurang sehat harus diseleksi. Ciri-ciri puyuh sehat adalah bobotnya rata-rata, tidak cacat, bergairah, mata bening, tidak kanibal, badan tegap dan lincah. Bulu puyuh harus mengkilap dan tidak rontok. Puyuh akan mulai bertelur pada umur 40-42 hari. Seleksi harus dilakukan sesering mungkin.

Semua perlakuan pemeliharaan harus dicatat setiap hari. Meliputi konsumsi pakan, jumlah pemberian, banyaknya sisa, kematian, jumlah telur, pemakaian obat/vitamin, populasi puyuh dan sebagainya.

Wednesday, July 21, 2010

Kematian pada pemeliharaan puyuh petelur

Banyaknya kematian pada masa starter ini tidak perlu membuat anda panik, karena kematian dalam pemeliharaan puyuh memang tinggi. Selama mealkukan manajemen/pengaturan broodeing dengan benar dan tidak ditemukan gejala penyakit maka hal itu adlah kejadian alami.

Pemeliharaan puyuh dengan memberi pakan sesuai dengan kebutuhanya akan dapat menekan kematian. Secara teoritis kematian puyuh pada umur tertentu jika diberi pakan cukup jumlah dan nutrisinya adalah:
  1. 1 - 15 hari, kematian berkisar 5-8%
  2. 16 - 35 hari, kematian berkisar 1-4 %
  3. 36-360 hari, kematian berkisar 8-12%
Sehingga total kematian dari mulai dipelihara hingga afkir hanya 24%. Namun, kenyataanya pemeliharaan oleh peternak mengalami banyak kendala baik karena kelalaian ataupun karena faktor alam (cuaca dan musim). Menurut pengalaman, sampai dengan afkir (umur 365 hari) kematian total mencapai 40%.

Tapi tidak perlu khawatir karena dengan kematian sebesar itu masing menguntungkan. Jika pemeliharaan dilakukan dengan teliti dan menggunakan bibit unggul (stain Mallond, tipe premium dan diamond) maka kematian rata-rata hanya 1,5 ekor/hari pada populasi 2000 ekor atau mendekati angka teoritis 24$%.